Keistimewaan Dan Karakteristik Ekonomi Syariah

Keistimewaan Dan Karakteristik Ekonomi Syariah

stars

Materi jurusan kuliah ekonomi syariah

Keistimewaan dan karakteristik ekonomi syariah bisa terlihat melalui instrumen lembaga keuangan syari’ah, yang telah dibuktikan dengan penyelesaian krisis ekonomi maupun pangan dunia dan rujukan dasar bagi sistem distribusi pendapatan. Dengan keistimewaan dan karakteristik yang bersumber dari tuhan dan agama, ekonomi syariah memiliki berbagai keunggulan yang positif untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Perbedaan Karakteristik Ekonomi Islam Dan Konvensiona

Karakteristik Ekonomi SyariahKetika suatu lembaga, perusahaan bahkan negara akan menerapkan ekonomi keuangan syariah, terdapat 3 karakteristik dasar yang harus diterapkan dan ada pada sistem ekonomi yang dijalankan tersebut: transaksi spekulatif, tidak transparan,transaksi basis bunga. Dan kediatan yang diperbolehkan diantaranya adalah: bagi hasil, jual beli, aktivitas yang ditujukan untuk social (Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakaf) dan titipan dan jasa.

Setiap Objek transaksi pada sistem ekonomi syariah harus halal dan thayyib, tidak meliputi khamar, pornografi, dan pencemaran lingkungan). Bila prinsip ekonomi syariah tersebut diterapkan secara baik dan benar maka implikasi yang besar dalam perekonomian makro akan terwujud.

Perbedaan karakteristik ekonomi islam dan konvensional pada Maysir, gharar dan riba, karena ketiga hal tersebut adalah penyebab terkonsentrasinya kekayaan yang menyebabkan aliran uang menjadi terpusat alias tidak terdistribusi secara merata ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan kata lain berpotensi pada ketimpangan dan sulit untuk berjalan seiringan yang disebabkan money creation pada sector keuangan.

Manfaat lainya dari karakteristik ekonomi syariah adalah ada pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan. Ini disebabkan oleh adanya dukungan penuh terhadap sector riil dan keterlibatan ekonomi golongan dhuafa. Dan Implikasi dari dukungan terhadap transaksi dengan objek yang halal serta tidak merusak lingkungan adalah ada pada kelestarian alam dan lingkungan, dan stabilitas social.

Itulah keistimewaan dan karakteristik ekonomi syariah, yang dimana semua kebaikan dan hal posifif tersebuut akan terjadi ketika 3 point sederhana diatas diterapkan dengan baik.

Tujuan ekonomi syariah sendiri adalah untuk menciptakan keseimbangan hidup dan kesejahteraan manusia di dunia maupun akhirat. Prinsip ekonomi syariah selalu melarang semua mafsadah, gharar, riba dan maysir. Ciri ciri ekonomi syariah dalam setiap transaksi dan kegiatan senantiasa menekankan nilai-nilai kebersamaan dan kasih sayang antar masyarakat. Berbeda dengan karakteristik ekonomi non islam, yang mana mereka lebih concern terhadap nilai-nilai materialisme dan meningkatkan utility suatu barang. Dan pelarangan riba dan praktek sejenisnya pada karakteristik pemikiran ekonomi islam era modern pun termanifestasikan dalam penolakan penerapan sistem bunga

Ciri Ciri & Karakteristik Ekonomi Syariah

ciri ciri ekonomi syariah

  • Ekonomi yang menjunjung tinggi prinsip keadilan
  • Terdapat dialektika antara nilai-nilai spiritualisme dan materialisme
  • Kebebasan, yang berarti membenarkan kepemilikan individu serta kebebasan dalam bertransaksi asal masih pada koridor syariah
    Adanya kepemilikan multijenis
  • Selalu menjaga kemaslahatan individu serta masyarakat.
  • Harta adalah titipan Allah kepada Manusia yang merupakan Khalifah ke atas Harta tersebut
  • Terikat dengan Akidah, Syariah serta Moral
  • Ekonomi yang menjaga keseimbangan antara Kerohanian serta kebendaan
  • Menciptakan keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan umum
  • Ekonomi yang menjamin kebebasan individu
  • Negara diberi kewenangan untuk turut campur
  • Bimbingan Konsumsi, konsumsi Islami berusaha menciptakan sebuah distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil
  • Petunjuk Investasi, Memiliki kriteria dan standar dalam menilai proyek investasi
  • Pemberlakuan Zakat (juga Sedekah serta Infak), Harta yang menumpuk menjadi penyebab paling utama dari ketidakmeraatan pendapatan oleh hampir semua negara. Dan hal tersebut berpotensi terciptanya kemiskinan serta pengangguran. Dan pada sistem ekonomi kovensional penerapanya adalah melalui pajak.
  • Tidak ada Riba
  • Ekonomi Wasathi, merupakan sistem ekonomi yang bersifat moderat dan menengah, Karakteristik Ekonomi Syariah tidak bersifat individualistik seperti yang ada pada sistem ekonomi kapitalis, tapi juga tidak menafikan kepemilikan pribadi seperti yang ada pada sistem komunis. Ciri-ciri Ekonomi Syariah inin adalah suatu sistem yang mengakui hak kepemilikian private dan hak kepemilikian publik.
  • Meminimalkan transaksi yang berisiko (derivative, spekulatif)

Baca juga: Mata Kuliah Ekonomi Syariah

Ruang Lingkup Ekonomi Syariah

Ruang Lingkup Ekonomi SyariahKarakteristik ekonomi Syariah & Islam adalah suatu sistem atau ilmu pengetahuan sosial yang meliputi usaha atau kegiatan ekonomi dan berpegang teguh pada alquran dan hadist. Dan ruang lingkup ekonomi syariah itu sendiri meliputi beberapa aspek ekonomi sebagai berikut: ba’i, syirkah, akad-akad jual beli, mudharabah, muzara’ah dan musaqah, murabahah, khiyar, ijarah, istisna, kafalah, rahn, hawalah, wadi’ah, wakalah, gashb dan itlaf, shulhu, ta’min, pelepasan hak, obligasi, pasar modal, reksadana syariah, syariah mudharabah, sertifikasi bank Indonesia syariah, qardh, pembiayaan rekening koran syariah, pembiayaan multi jasa, dana pensiun syariah, akuntansi syariah dan zakat dan hibah.

Sedangkan jika kita perhatikan dari Undang-undang Peradilan Agama No. 7 Th 1989, maka ruang lingkup ekonomi syariah itu adalah: Bank syariah, reasuransi syariah, asuransi syariah, obligasi syariah, lembaga keuangan mikro syariah, reksadana syariah, surat berjangka menengah syariah, sekuritas syariah, dana pensiun lembaga keuangan syariah, pegadaian syariah, pembiayaan syariah dan bisnis syariah.

Manfaat Ekonomi Syariah

Berdasarkan Karakteristik Ekonomi Syariah diatas maka manfaat ekonomi islam ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaat ekonomi syariah adalah untuk mewujudkan integritas seorang muslim secara menyeluruh, agar islamnya tidak parsial. Dan bila seorang muslim tersebut masih mengamalkan ekonomi konvensional yang terdapat unsur riba, maka keislamannya tersebut belum kaffah atau menyeluruh, padahal ada pelajaran ekonomi syariah untuk di terapkan.

2. Manfaat ekonomi syariah selanjutnya adalah menerapkan dan mengamalkan ekonomi islam melalui bank syariah atau asuransi-asuransi syariah dan sejenisnya untuk keuntungan dunia dan akhirat.

3. Manfaat ekonomi islam yang di praktikkanmelalui ekonomi syariah berdasarkan islam bernilai ibadah, sebab telah mengamalkan syariat Allah SWT.

4. Mengamalkan ekonomi syariah melalui perbankan syariah dan lainya, sama dengan mendukung lembaga ekonomi umat islam.

5. Bila membuka tabungan, deposito dan menjadi nasabah dari salah satu ruang lingkup ekonomi syariah, berarti telah mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat islam dan turut mengembangkan usaha kaum muslim.

6. Dengan mengamalkan karakteristik ekonomi syariah dan ekonomi islam, Anda sudah mendukung gerakan amar ma’ruf nahi mungkar. Sebab setiap dana yang terkumpul akan dimanfaatkan sesuatu yang sifatnya halal.

7. Ekonomi syariah dapat mengurangi kerentanan perekonomian yang disebabkan fenomena decoupling economy.

8. Dalam sistem ekonomi syariah tidak ada pembiayaan yang bersifat eksploitasi pasar keuangan atau spekulatif, demi keuntungan si pemilik modal

9. Lembaga keuangan syariah berperan nyata dalam perkembangan serta pertumbuhan UMKM

10. Setiap dana social yang khas dari sistem ekonomi syariah lebih melengkapi social safety net.

11. Instrumen keuangan serta lembaga keuangan yang berprinsip pada ekonomi syariah dapat mengambil peran besar dalam memperluas dan mempercepat pembangunan infrastruktur.

Demikian pembahasan mengenai Karakteristik Ekonomi Syariah, yang juga meliputi ciri-cirinya, ruang lingkup dan manfaat dari sistem ekonomi Islam ini. Siapkah Anda untuk memilih jurusan kuliah ekonomi Syariah, apapun jawaban Anda semoga Artikel kali ini bermanfaat untuk Dunia dan Akhirat.