Jenis dan Informasi Mengenai Sumber Hukum Perdata

Hukum perdata merupakan salah satu jenis hukum yang terdapat di Indonesia dan masih aktif menjadi urusan pihak hukum yang berwenang. Dalam hukum perdata, terdapat sumber hukum perdata dan beberapa yang berkaitan dengan pokok-pokok hukum perdata tersebut yang wajib diketahui dan dipahami supaya dapat menjadi subyek hukum dengan pengetahuan yang lengkap.

Sumber hukum perdata tertulis

sumber hukum perdata, hukum perdata, kasus hukum perdata, acuan hukum kasus perdata, penyelesaian hukum perdataInformasi yang akan dibahas tentang sumber hukum perdata tertulis meliputi beberapa hal seperti pengertiannya, jenis, sumber serta banyak informasi lain. Berikut ini adalah informasi selengkapnya:

1. Pengertian sumber hukum perdata

Sumber hukum merupakan segala sesuatu yang dapat menciptakan berbagai aturan yang sifatnya memaksa dan memiliki keharusan untuk dilaksanakan. Jika aturan yang telah ditetapkan tersebut dilanggar atau tidak dilaksanakan, maka akan diberikan sanksi nyata dan tegas yang sesuai dengan kesepakatan. Sedangkan definisi sumber hukum perdata ialah segala sesuatu yang merupakan asal mula hukum perdata.

2. Jenis sumber hukum

Setelah mengetahui dan memahami pengertian atau definisi tentang sumber hukum dan yang lebih spesifik sumber hukum perdata, informasi selanjutnya adalah tentang jenis sumber hukum yang resmi. Jenis sumber hukum antara lain:
• Sumber hukum formal
Sumber hukum formal adalah tempat asal mula kekuatan hukum perdata yang berlaku
• Sumber hukum materiil
Sedangkan sumber hukum materiil ialah tempat atau lokasi dimana sumber hukum perdata itu diambil yang telah dirumuskan dan ditentukan dengan undang-undang hukum perdata.

3. Sumber hukum perdata tertulis

Pembagian sumber hukum perdata menurut Volamar dibedakan menjadi empat macam. Ke-empat macam sumber hukum perdata tertulis dapat dijadikan sebagai referensi pengetahuan. Sumber hukum. Perdata tertulis yang dimaksud adalah KUH perdata, yurisprudensi, traktat serta kebiasaan yang telah mendarah daging yang dilakukan dan diakui oleh sekelompok masyarakat. Namun terdapat pula sumber hukum perdata secara khusus yang ada di Indonesia antara lain:
• Alegemene Bepalingen van Wetgeving (AB)
• KUH Perdata
• KUHD
• Undang-undang Nomor 5 tahun 1960 tentang pokok agraria
• Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang ketentuan-ketentuan pokok perkawinan
• Instuksi Presiden Nomor 1 tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam
• Undang-undang Nomor 4 tahun 1996 tentang hak dan tanggungan atas tanah beserta benda-benda yang masih berkaitan dengan tanah tersebut
• Undang-undang Nomor 42 tahun 1999 tentang Kaminan Fidusia
• Undang-undang Nomor 24 tahun 2004 tentang Lembaga Jaminan simpanan atau LPS

Kesemua sumber hukum perdata tersebut memiliki badan yang mengaturnya masing-masing atau secara berkelompok.Misalnya pengaturan tentang hukum warisan, hukum perkawinan, dan hukum perwakafan diatur oleh KHI dan hukum-hukum tersebut berlaku pada orang yang beragamislammasih banyak lagi badan pengatur hukum perdata yang lainnya.

Demikianlah berbagai informasi tentang sumber hukum perdata yang dapat anda gunakan sebagai bahan belajar dan menambah pengetahuan tentang hukum perdata yang masih banyak diberlakukan di Indonesia.

Leave a Reply